Tampilkan postingan dengan label Yoga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yoga. Tampilkan semua postingan
Selasa, 02 Juli 2013

Mengapa Harus Bisa Memasak ???



Mengapa harus bisa memasak ? Saya orang yang nyante soal makanan. Bila mau makan ayam bakar enak tinggal meluncur ke Rumah Makan Padang favorit. Bila mau makan makanan Manado, langsung meluncur ke RM khas manado. Saya punya no hp Abang penjual nasi goreng dan mie tek-tek yang nikmat. Mau makanan rumahan? Gampang, saya punya beberapa langganan.

Hidup itu dibuat simple aja, tak perlu ribet. Tinggal masak nasi di rice cooker, lauk pauk tinggal beli. Nyante aja lagiii...

Kemarin Jum’at 28 Juni 2013 pagi saya check in di One Earth Retreat untuk ikut Yoga & Cooking Meditation. Nikmatnya ikutan retreat yoga...Fresh lahir batin... Trus Cooking Meditation nya seru banget. Fasilitator Ibu Norma Harsono menerangkan mengapa kita harus bisa memasak sendiri, bagaimana cara memasak meditatif, dan cara memasak makanan nikmat sehat vegetarian. Ibu Norma menerangkan cara masak yang praktis, agar hidup kita tidak habis di dapur. Banyak hal indah di dunia ini, baca buku, mendengar musik, latihan yoga dan meditasi, berbagi pengetahuan, ketrampilan, dan lain-lain. Jangan tua di dapur, intinya.

Memasak sendiri sangat menghemat keuangan keluarga. Saya perhatikan bila saya keluar rumah untuk beli makanan, saya sering tergoda untuk cuci mata lihat-lihat barang. Namanya juga toko yang niatnya menggoda pembeli, display nya menarik sehingga ada saja orang yang tergoda untuk membeli. Ketika sampe di rumah, ternyata barang itu tidak perlu-perlu amat. Kalo dihitung-hitung, beli barang kecil-kecil dan besar, yang kurang berguna, itu sangat menguras kantong. Belum kalo mampir untuk minum di J.Co. Beli yoghurt buahnya kok belum kenyang, tambah minuman dan donat deh. Pantas duit cepat habis...

Energi orang yang memasak akan tercurah pada masakannya. Bayangkan bila kita makan makanan yang dimasak oleh orang yang marah-marah. Atau makan makanan yang dimasak oleh chef yang tidak puas dengan gajinya. Tanpa sadar kita akan terbawa bete atau ikutan matre. Beda bila kita makan makanan yang dimasak dengan penuh cinta *uhuyyy...

Begitu pulang dari retreat, saya jadi semangat memasak untuk diri sendiri. Berikut foto makanan yang saya masak. Ehm..... 
Orak-arik telur

nasi hangat - tumis pare- orak-arik telur masakanku
Bir Pletok buatanku
Bubur kacang hijau buatanku

Bersyukur diberi kesempatan ikutan retreat yang hebat. TerimaKasih Pak Anand Krishna, Ibu Norma Harsono dan para volunteer Anand Ashram.

Terimakasih... Namaste _/l\_
Selasa, 09 April 2013

Be Fearless: from The Croods The Movie




Terhibur menonton film kartun The Croods. Keren abiz! Pantas sih film ini jadi pembicaraan.

Karakter Eep, anak gadis Grug ini sangat menarik. Rasa ingin tahunya besar, dia kuat, bisa memanjat, bisa berburu. Kudu gitu kali kalo jadi manusia prasejarah, manusia gua (Homo Sapiens Neanderthalensis). Kalo mau makan kudu berburu. Banyak serigala dan binatang buas. Kudu jaga2 biar gak jadi mangsa...

Grug, ayah Eep adalah tipe family man. Grug ingin melindungi keluarga. Sayang banget Grug terkungkung oleh fear dia. Fear memang perlu agar manusia berupaya untuk melindungi diri dari kelaparan, dari binatang buas, dari kesakitan. Namun fear berlebihan membuat manusia tak mati namun juga tak hidup. Seperti kata Eep, "Hidup dalam ketakutan membuat kita terhindar dari kematian, namun kita tak hidup"... Tepatnya tak menikmati hidup.

Karakter Guy, kenalan pria Eep, manusia gua yg cerdas (Homo Sapiens Sapiens), merupakan karakter yg fearless. Fearless membuat Guy kreatif, bisa memikirkan untuk membuat sandal, membuat perahu, bagaimana menyelamatkan keluar dari kolam terpentin, membuat payung dari daun-daunan. Guy bisa mengolah fear nya, sehingga dia bisa menikmati hidup. Guy bisa menikmati indahnya malam penuh bintang, menikmati matahari terbit...

Grug yg penuh fear, hidupnya berkisar pada cari makan trus berlindung di gua. Dia tak punya ide bagaimana berlindung di tempat selain gua. Ketika gua runtuh akibat gempa bumi, dia kekeuh utk mencari gua lain. Tak ada tempat senyaman gua bagi Grug..

Guy yg fearless, bisa optimis utk mencari tempat harapan bernama "Tomorrow", suatu tempat yg indah, yg aman, yg subur banyak makanan.

Guy adalah homo sapiens yang lebih beradab daripada keluarga Grug. Guy sudah tahu cara membuat api. Otaknya lebih berkembang. Perkenalan dengan manusia yg lebih cerdas membuat Grug dan keluarganya ikutan cerdas juga. Grug jadi punya ide2 utk menyelamatkan diri...

Film ini juga bercerita tentang relasi ayah-anak yg mengharukan...

Dan pesan film ini adalah "If they don't evolve, they’ll be history".

Jika mereka atau pun kita tak mau berubah maka kita akan tinggal sejarah. Hidup menuntut adaptasi. Bayangkan bila keluarga Grug tak mau berubah, tak mau belajar, tak bisa tinggal di tempat selain gua, mereka hanya akan tinggal sejarah. Berlaku utk kita juga...So...Be The Change!!!

Be Fearless... Bagaimana mengolah ketakutan agar kita bisa bangkit, bisa mengembangkan potensi, One Earth Retreat punya program keren "Fear Management"... Yuk berkunjung ke web nya. Dan yuk ikutan... Gak rugi... Banyak teman yg sudah merasakan manfaatnya...

TerimaKasih, Namaste _/l\_
Rabu, 13 Juni 2012

Perlukah Berpikir Positif ???


Kadang ada pendapat kenalan yang tidak saya pahami. Misalnya pendapat seperti ini:
“Saya selalu belajar dengan siapa saja dan berteman dengan siapa saja. Selalu berpikir positif supaya hati kita juga positif dan tenang.”

Yup, kita perlu belajar dari siapa saja. Kita belajar bukan saja dari sesama munusia tetapi perlu belajar dari tumbuhan, hewan, belajar dari semesta ini. Misalnya belajar dari bumi. Bumi selalu berputar pada porosnya, walaupun pada permukaannya ada manusia sedang berperang. Ada badai, tak ada badai, Bumi selalu setia berputar pada porosnya. Bumi juga selalu memberi, diberi benih sedikit, dia akan membalas dengan berlipat-lipat ganda.

Nasehat berteman dengan siapa saja ini susah saya cerna. Kita perlu kenal dan tahu berbagai macam karakter, tapi untuk berteman apalagi bersahabat, tunggu dulu.

Apa yang terjadi bila kita berteman dengan kriminal, penipu, atau orang-orang dengan sifat yang tak patut ditiru. Saya seorang yang  pemalas, tapi saya tak mau berteman dengan orang pemalas. Nanti bisa tambah pemalas seperti kebo.

“Selalu berpikir positif” adalah saran atau nasihat yang susah saya cerna.

Translate

About Me

Foto Saya
Guruntala
🌹A dam mast qalandar. #BlessingsClinic 🌹Give some workshops: Meridian Face & Body Massage, Aromatherapy Massage with Essential Oils, Make up. 🌹Selling my blendid Face Serum. IG & twitter: @guruntala
Lihat profil lengkapku

Followers

Komentar Terbaru

Visitors

free counters