Rabu, 11 Februari 2015

Being Single or Being Married ???


Hari ini ada tweet menarik dari Mbak Azza Waslati @_azza tentang relationship. Bagus sekali untuk disimak dan direnungkan...Yuuuk:

*The greatest thing about being single is... we rule our own life and no excuse.

* I don't get it when people complain about being single. There are so many fabulous things you can do flying solo.

* If you can't be happy with yourself, how can you be happy with someone else? ;) 

*People in relationship often negotiate their terms, reduce their space and potentials. Only few would let their partner fly high.

* Some based their relationship on fear. Afraid of being alone. Feeling lonely, unwanted. You could be lonely even when you're in a crowd.

*When you caged someone and label it love, it's not healthy. Sooner or later, one is bound to break free, or die trying.

*For me, it's that person, or no one at all. 
I just love flying too much to settle for mediocre feeling smothered with that 4 letter word.

*So be with someone who won't clip your wings. 
Who won't be afraid because you shine. 
Who won't fight over spotlight.

*Be with someone who will be proud of you. No matter what. 
Love without terms and conditions. And expiration date. ;)

Patut direnungkan kan...
Yuk... TerimaKasih... Namaste ❤

Selasa, 27 Januari 2015

Hotman Paris Hutapea


Nonton acara "Talk & Cook" di Sindo TV bersama Hotman Paris Hutapea.
Hotman bersaudara sukses semua. Setiap 2 minggu berkumpul utk makan bersama di Kelapa Gading. Akrab.

"Tampil beda"  advis Pak Hotman. "BE THE BEST".

Mirip dgn inti buku " Blue Ocean Strategy",  agar bisa "tampak", bisa diperhitungkan, tampillah beda.

Beda dengan inovasi yang menyegarkan, beda dengan skill dan knowledge yg oke banget, beda dengan disiplin, ketekunan, terus belajar...

Anak- anak bisa sukses dan akrab semua tentu ada rahasianya ya. Ibunya memasak sop ikan dan menaksa anak makan sayur pahit seperti sayur bunga pepaya. "Makan biar pintar" merupakan ucapan sekaligus doa Ibunya Hotman Paris.

Ibunya juga seseorang yang disiplin. Setiap anak mendapat giliran masak dan membersihkan rumah. Jadi anak- anak belajar ketrampilan hidup yang dasar.

Keluarga yang sering makan bersama biasanya akrab ya... 

"Yang tak pernah saya lakukan adalah mengkhianati klien demi uang", Paris Hotman Hutapea.

Uang memang bukan segalanya. Terlepas dari pro dan kontra tentang pribadi Hotman, tak dapat dipungkiri beliau adalah salah satu pengacara papan atas.

Ibunya seorang yang hebat...  Ibu yang hebat menghasilkan anak-anak yang hebat :)

Semoga kita menjadi ibu yang hebat.
TerimaKasih... Namaste 

Kudu Rajin


Kemarin menengok teman yang hidup dengan otoimun, sejenis Lupus. Beliau curhat, "Sekarang malaaas banget mau ngapa-ngapain."

Jadi speechless. Bagaimana mau menasehati orang yang sedang sensi ?

Saya baca buku Dian Syarief dan Sundea "Sunrise Serenade" tentang pengalaman Dian berjuang untuk hidup bersama Lupus. Dian dan suami tercintanya mendirikan Shamsi Dhuha Fondation untuk melayani orang-orang yang hidup dengan lupus dan low vision.

Tak mudah hidup dengan Lupus. Dengan adanya "anak" berupa Yayasan Shamsi Dhuha maka semangat untuk hidup terus ada.

Tubuh manusia dirancang untuk bekerja #SelfNote. Bila tidak bekerja atau tidak beraktivitas maka tubuh ini akan sakit. Demikian salah satu pelajaran yang saya petik dari Traditional Chinese Medicine (TCM).

Saya suka novel serial orang-orang Metropolitan karya Threes Emir. Menarik sekali serial yang menyorot kehidupan orang-orang metropolitan. Mengingatkan pada akun twitter dan instagram menarik, @humansofny - humans of new york. Setiap orang punya cerita kehidupan. Pada serial itu ada cerita tentang anak orang kaya yang pemalas. Anak orang kaya yang sudah dewasa dan beristri itu tidur melulu di kamarnya yang ber AC. Kerjanya tidur dan makan. Mandi malas, kerja apa aja malas. Lama-lama istrinya ilfil lihat suaminya yang super malas, jadi minta cerai deh. Tidak peduli walau mertua kaya.

Banyak ortu yang bercita-cita memberikan kehidupan yang nyaman untuk anak-anaknya dengan memberikan warisan sebanyak-banyaknya. Kenyataannya, bila tidak bisa mengelola, harta itu akan habis. Walau tidak diberi warisan, bila anak itu mempunyai kehendak yang kuat, skill & knowledge, anak itu akan bisa survive, akan bisa mencukupi kebutuhan diri.

Berikut quote yang saya kutip dari One Earth College, bidang studi Interfaith:

* Surga adalah pavilion penuh keringat, penuh kerja keras, penuh dinamika.
Neraka adalah pavilion dimana orang bermalas-malasan dan mati karena penyakit malas.
Mereka lahir, hidup dan mati dalam kesia-siaan. Mereka tidak meninggalkan cerita. 
Maka jadilah penghuni surga.

Amiiiin...
Semoga kita semua menjadi penghuni surga.. 
TerimaKasih... Namaste  
Minggu, 11 Januari 2015

Memaafkan Diri


Capek bingits jalan seharian dari pagi. Karena air minum habis, saya beli air mineral yang dingin. Kecapekan, udara panas, minum air dingin merupakan kombinasi yang sukses membuat migren saya kambuh. Masya Allah sakiiitnya... 

Kadang bersyukur juga bila migren kambuh. Sakit mengingatkan pada kematian. Jasad ini tidak abadi. Walau rasa sakit itu sangat tidak enak, kita bisa memperhatikan pikiran kita. Pikiran yang liar sangat membuat sengsara. Tiba-tiba semua kesalahan yang dilakukan dalam hidup muncul semua. Memori tentang orang sakit yang pernah saya baca misalnya pada buku "Titik Nol" Agustinus Wibowo muncul semua. Dan depresi menyapa...

Pikiran liar ini membuat saya menderita. Kita memang perlu menyadari kesalahan-kesalahan kita, namun yang paling penting adalah kita memaafkan diri kita sendiri. Tuhan Maha Pemaaf, mengapa kita tidak memaafkan diri sendiri...

Jadi memarahi diri sendiri. Mengapa tidak rajin katarsis. Mengapa tidak rajin meditasi untuk menjernihkan pikiran. Mengapa tidak rajin yoga. Memarahi diri sendiri, namun menolak untuk hidup dengan rasa bersalah.

Mungkin seperti ini kondisi menjelang kematian. Rasa bersalah menyergap. Berbagai penyesalan karena tidak melakukan hal yang penting jadi membebani diri seperti dalam film "The Green Miles" Tom Hanks. Betapa perlunya melatih diri sepanjang hidup...

Berhubung saya sedang belajar akupuntur maka saya menusukkan jarum akupuntur ke diri sendiri. Alhamdulillah, rasa sakit berkurang. Saya tertidur dan kemudian bangun dengan kepala ringan. Alhamdulillah, terimakasih Bunda.

Semoga kita semua sehat slalu... Semoga semua makhluk berbahagia.
Terimakasih... Namaste
Minggu, 04 Januari 2015

Rezeki


Ada beberapa teman yang makmur dan memakmurkan keluarganya. Ibu ayah kakak adik hingga keluarga besar ikut kecipratan. Minimal ikut menikmati rezeki dia. 

Bagaimana bila saudara kita atau anak kita tidak seperti beberapa teman itu? Kita tidak bisa mengharapkan anak kandung, keponakan, saudara kandung bersikap seperti "seharusnya".

Ada orang yang rajin "beramal" tapi tidak mau tahu dengan keadaan saudaranya. Tipe orang seperti ini beranggapan, "yang penting aku sudah mengeluarkan zakat dan sedekah". Dia tidak mau tahu dengan keadaan saudaranya. Bisa jadi karena dia takut saudaranya akan menjadi beban untuk dia.

Masalah sederhana bisa jadi rumit karena disturbed mind. Itulah mengapa kita perlu hening untuk menjernihkan pikiran dan cara pandang kita.

Saudara kandung atau anak tidak harus "care" pada kita. Bila mereka care pada kita maka itu adalah rezeki kita...rezeki yang tidak ternilai. Alhamdulillah.

Alhamdulillah, apapun rezeki kita, perlu kita syukuri. Ada perhatian dari teman atau saudara, alhamdulillah. Rezeki tidak harus dari saudara atau anak. Bisa bekerja dengan riang gembira merupakan rezeki yang amat besar. Terlalu banyak hal yang bisa kita syukuri.

Ada rumah tempat berteduh, bisa makan hari ini, sehat, bisa blogging, ada buku- buku yang indah, ada musik- musik yang indah, berada dalam lingkungan yang baik, kesadaran untuk bisa bersyukur... Subhanallah... Alhamdulillah.

Mari berkarya dengan riang gembira penuh sukacita dan rasa syukur. 
TerimaKasih... Namaste ❤
Sabtu, 03 Januari 2015

Sedang Kecewa ???

                        Foto bunga dari twit @bungaistyani

Saudara sudah janji kasih order. Sudah siap-siap, sudah menyediakan waktu ternyata order dibatalkan.

Teman juga begitu. Katanya," Hari Minggu ini jangan kemana-mana. Aku mau datang." Ternyata dia tidak jadi datang. Kita menolak acara lain, ternyata yang janjian dengan kita tidak menepati janji. Minimal kasih kabar bila tidak jadi datang.

Begitulah hidup. Agar tidak kecewa kita harus punya rencana cadangan. Seperti operasi militer aja. Plan A tidak jalan, pakai plan B. Plan B tidak jalan, pakai Plan C. Hidup ternyata harus begitu juga.

Janjian dengan teman di mall ? Bawa buku untuk dibaca agar tidak bete menunggu. Apalagi sekarang sudah ada smartphone, notebook, tablet, ipad, laptop. Bisa mendengarkan lagu sambil menunggu. Bisa cek email dan atau bekerja. 

Para militer selain menyiapkan plan A, plan B, plan C, plan D untuk melakukan operasi militer, mereka juga menyiapkan banyak macam senjata. Senapan besar, pistol, pisau, dan segala macam alat digunakan oleh James Bond. Segala macam usaha agar operasi berjalan sukses.

Ternyata begitu juga dengan hidup. Usaha sedang sepi ? Cari jalan keluar.

Saya perhatikan ada salon perawatan wajah di sebuah mall yang sepiii banget. Tampaknya akan bangkrut. Pemiliknya membuat inovasi dengan membuat salon tampak meriah. Di depan salon dipasang 2 banner yang menarik. Mereka membuat program perawatan baru seperti: "Wajah licin tanpa keriput, tanpa flek dengan xxxxx. Tanpa operasi. Hanya dengan Rp xxx."

Orang-orang marketing akan mendapatkan bonus lebih daripada orang produksi dll. Karena marketing selalu membutuhkan inovasi. Harus putar otak dan kerja keras agar target tercapai.

Demikian tulisan yang dibuat dalam rangka memberi semangat untuk diri sendiri. Perlu puk-puk diri sendiri hehehe.

TerimaKasih... Namaste 😃

Lagi Bokek ???

                            Foto bunga dari @bungaistyani

Semoga kita selalu diberi banyak rezeki dan berkah ya. Amiin. Namun hidup itu seperti roda. Kadang suka, kadang duka. Ada masa panen, ada masa menanam dan memelihara tanaman.

Saya mencatat posting Pak Anand Krishna di FB beberapa tahun lalu.

" Tidak punya uang? No problemo... Cintailah pekerjaanmu. Cintailah profesimu...maka uang akan datang dengan sendirinya. Ada aksi, ada reaksi yang setimpal. Itulah Hukum Fisika yang berlaku di dunia ini."

Bila kita adalah terapis perawatan wajah, misalnya. Cintai profesi kita. Kita akan melakukan pekerjaan dengan maksimal. Klien kita kebanyakan akan kembali menjadi langganan.

Bila kita mencintai pekerjaan kita, kita akan selalu melakukan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kita. Klien yang puas akan kembali.

Apakah saat ini kita betul-betul bokek ? Apakah kondisi keuangan kita sedang parah ? Apakah saat ini kita tidak punya tabungan, malah punya banyak utang ? 

Tidak ada yang bisa kita lakukan kecuali berdoa kepada Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Lalu pikirkan, bila Anda jadi Tuhan, bagaimana Anda akan memberi manusia A banyak rezeki ? Tidak mungkin kan sebagai Tuhan, Anda transfer uang ke rekening A. Anda tidak punya ATM dan rekening kan hihihi.

Tuhan akan memberi rezeki melalui perantara. Bisa dengan perantara tumbuhan, hasil laut atau perantara manusia, atau perantara apapun.

Bagaimana menjemput rezeki dari Tuhan agar Tuhan punya jalan untuk nemberimu rezeki ?

Kata orang bijak, untuk menjemput rezeki bangunlah pagi-pagi. Mandi, sembahyang, bersihkan rumah dan pekarangan. Kerjakan apa saja. Pekerjaan pertama akan membuka jalan bagi pekerjaan berikutnya. Begitu pintu rezeki terbuka, rezeki berikutnya akan mengalir. Amiin.

Demikian tulisan yang dibuat dalam rangka self puk-puk. Ihiiiiy...




TerimaKasih... Namaste
Kamis, 01 Januari 2015

Senda Gurau Belaka


Kemarin melihat foto seorang teman yang sedang memakai masker oksigen. Beliau hidup dengan MG sejak 2013.

Begitulah dunia... ada suka ada duka. Teman ini hidup makmur bersama suami dan dua anak. Dan kemudian MG menyapa...

Begitu menengok twitter ternyata di timeline ada yang bercerita tentang SJS yang menghampiri beliau tahun 2014. Beliau menampilkan foto- foto saat beliau baru sadar dari koma. Mata merah bibir pecah-pecah.

Seorang teman yang hidup dengan penyakit autoimun sejak 8 tahun lalu saat ini harus memakai kursi roda. Sebenarnya merupakan satu prestasi bagi beliau bisa tetap bekerja dan beraktifitas selama 8 tahun walau hidup dengan otoimun.

Teman yang hidup dengan otoimun ini bercerita , " Saya menerima ini sebagai karma atas perbuatan saya entah pada masa kehidupan yang mana."

Menerima sakit sebagai cobaan Tuhan akan membuat kita protes , " Mengapa aku diuji dengan sakit penuh derita ini ? Mengapa bukan orang lain ? Siapa yang mau diuji dengan penyakit dan penderitaan ?"

Apa yang kita tabur akan kita tuai. Dan hukum karma melampaui sekian massa kehidupan.

Kita telah banyak melakukan kesalahan-kesalahan akibat ignorance kita.

Mohon semoga kita semua dikaruniai kesadaran dan kekuatan untuk menempuh jalan kita. Banyak akibat dari ketidak-tahuan yang akan kita pikul. Semoga dikuatkan. Semoga kita semua bisa berjalan menuju Dia dengan penuh sukacita. Amiin.

Kemarin saya ke Gorontalo untuk berziarah ke makam Almarhum papa saya, Haji Ishak Pedju. Sedih sekali melihat rumah orang-tua yang terpaksa harus dijual. Begitu banyak kenangan indah disana.

Waktu cepat berlalu. 

Apakah saat ini kita sedang happy? Duit berlimpah, pasangan hidup setia dan sangat menyayangi? Anak-anak sehat pintar menyenangkan?
This too shall pass.

Sedang bangkrut ? Banyak utang ? Sakit-sakitan ? Suami kawin lagi ? Anak kecanduan narkoba ? Atau kecanduan game di internet ?
This too shall pass.

Hidup hanyalah senda gurau belaka. Hanya di sisi Allah sebaik-baik tempat kembali.


TerimaKasih... Namaste

Rabu, 31 Desember 2014

Always Gratitude

Foto dari akun twitter @ngabdul

Alhamdulillah.
Ada rumah tempat berteduh. Banyak org bingung bayar kontrakan.

Banyak teman panen akhir tahun. Dapat bonus besar. Dapat gaji besar tiap bulan.

Alhamdulillah. Hingga hari ini kebutuhan saya selalu tercukupi. Tidak pernah ada hari tanpa makanan dan duit di rumah. Alhamdulillah.

Banyak orang bingung mencari pekerjaan. Banyak orang yang terjerat hutang.

Bersyukur saya sehat, have skill & knowledge sehingga bisa memberikan kontribusi dan mendapatkan rezeki.

Baru merasakan prihatin finansial ketika usia menjelang separuh abad. Itupun karena belajar satu bidang sehingga membutuhkan biaya yang lumayan.

Terimakasih yang kuhaturkan rasanya terlalu sederhana. Bisa diberi jalan untuk belajar akupuntur berarti jalan untuk melayani hingga akhir hayat.

Dengan belajar akupuntur, dengan mudah saya belajar shiatsu dan ayurvedic massage. 

Baru menyadari bahwa saya juga seorang ayur hypnotherapist. Banyak sekali masalah yang bisa dibantu dengan ayur hipnotherapy. 

Ayurhipnoterapi membantu seseorang untuk keluar dari "pola".

Orang bisa hidup dengan pola yang sama seumur hidup.

Mengapa orang susah untuk keluar dari kecanduan merokok atau kecanduan narkoba atau kecanduan judi ? Karena tidak mudah untuk keluar dari "pola".

Malas bangun pagi, malas bekerja, selalu membuat ulah di tempat kerja sehingga sering dikeluarkan dari tempat kerja, selalu menikah dengan tukang pukul, selalu berhutang, selalu telat, selalu bokek dan masih banyak sekali daftar "pola" yang merugikan diri sendiri. Semua pola ini bisa diatasi dengan ayur hipnoterapi. Dengan catatan, klien menyadari bahwa "pola" dia merugikan dan dia bertekad untuk keluar dari pola.

Ternyata banyak juga hal yang bisa lakukan dalam rangka untuk memberikan kontribusi *tsaaah 😄

Kadang kita merasa bahwa masalah kita berat karena kita tak berjarak dengan masalah. Masalah seperti bokek menjadi masalah yang sangat besar. Suami kawin lagi menjadi masalah yang sangat besar. Banyak orang yang stroke ketika bangkrut. Ada ibu cantik yang bunuh diri karena suaminya kawin lagi.

Foto diambil dari twitter @humansofny satu akun yang inspiratif.

Semuanya karena tidak berjarak. Kita harus punya jarak dengan masalah sehingga kita bisa melihat dengan cara pandang tepat.

Demikian curhat menjelang akhir tahun 2014. Happy New Year 2015😃

TerimaKasih. Namaste 💗

Gratitude...Welcome 2015


Alhamdulillah...telah tiba di penghujung tahun. Terimakasih atas rezeki kesehatan rezeki kesadaran, rezeki keberkahan yang dilimpahkan pada saya. Alhamdulillah. Terimakasih.

Bulan Maret thn 2014 Mama tercinta Hj. Aminah Pedju Motota meninggalkan jasadnya. Semoga pelita pengetahuan sejati selalu mengiringi perjalanan beliau menuju Dia Yang Maha Pengasih. Amiin.

Tahun ini tahun goncangan untuk saya. Tahun krisis. Crisis means new opportunity.

Tahun ini saya merasakan kebaikan teman-teman. Saya diberi hadiah tiket pp Gorontalo- Jakarta. Gelang-gelang saya terjual, yang berarti saya mendapatkan duit untuk membiayai hidup. Saya banyak mendapatkan oleh-oleh.

Saya belajar akupuntur. Saya mendapatkan pinjaman untuk bisa belajar. Ada teman yang memberikan order.

Terimakasih.. terimakasih.

Tulisan ini saya tulis dengan Samsung Alpha pemberian seorang teman yang sukses karirnya. Sekarang bisa blogging via smartphone, tidak perlu via laptop. Alhamdulillah.

Dan terpenting adalah berterimakasih pada Guru Sejati. Tanpa Guru Sejati, kita bagaikan orang buta yang berlayar mengarungi samudra kehidupan dan kebaikan.

Ya Arhamar Rahimin... berilah saya kesadaran untuk selalu bisa bersyukur.



Happy New Year 2015 my dear friend.
TerimaKasih... Namaste 💗
Jumat, 19 Desember 2014

Tabula Rasa


Sedih deh ketika film Tabula Rasa kurang peminat. Padahal filmnya keren banget. Saya nonton 2 kali karena begitu terkesan. Begitu juga dengan film Sagarmatha. Indah dan filosofis, anehnya jarang yang nonton. Hih

Jadi nangis-nangis deh ketika ada adegan si Hans. Dia begitu penuh harapan datang ke Jakrta, tapi dicampakkan begitu saja oleh klub bola karena kakinya patah.  Sering kita mengabaikan kemanusiaan demi materi yang tidak dibawa mati.

Senang deh ketika Hans ketemu Uni dan bagaimana Uni mengajarkan memasak.

Jadi kepingin ketika melihat dendeng balado hijau, gulai ikan ,rendang.  Masakan Indonesia memang kaya banget ya. Mulai dari masakan Aceh, masakan Padang, masakan Manado dll. Rempah-rempah dan bahan segar berpadu. Slurp

Film yang bagus tentang kuliner Indonesia antara lain film Tabula Rasa ini.

Sambal Indonesia juga aneka macam, mulai dari sambal bajak, sambal matah, dabu-dabu dll. Sotonya juga aneka macam. Aneka kue, aneka masakan ikan. tempe, tahu dan daging. Perpaduan rempah-rempahnya hmmm sedaaap.

Memasak yang benar melibatkan rasa kita, tidak instan. Memasak rendang selama 4 jam juga ada seninya. harus sabar, mengaduknya harus tepat. Kalo kurang ngaduk, santan bisa seperti tai kambing, bila terlalu cepat ngaduk, bisa hancur juga.

"Memasak gulai kepala ikan bagi Uni bagaikan ziarah ke makam anak Uni.

 Jadi terharu...

Btw, film Tabula Rasa tayang ulang di beberapa bioskop. Film yang indah banget. Sayang banget kalo terlewat.

Sekian dulu. Terimakasih. Namaste

Facial & Make Up


Lama sekali tak ngeblog. Duuuh...
Hari ini coba ngeblog dengan android. Hehehe sering typo.

Saya sedang sibuk belajar TCM. Belajar privat dulu ke Sinshe yg sdh pengalaman 35 tahun. Doakan saya ya. Semoga bisa jadi akupunturis yang oke punya, jadi ayurhipnoterapis yang oke punya juga.

Saya juga sedang belajar pijat ayurveda dan pijat  tuina.

Kalo mau awet muda, sehat dan cantik coba facial massage  a la ayurveda. Titik-titik marma atau titik energi akan distimuli. Jadinya sehat dan cerah

Saya buka "beauty care". Terima facial dan perawatan calon pengantin. Juga terima make up dan hijab.

Hehehe. Palugada, apa lo mau gua ada. Jadi ngikik. Intinya terima order apa aja dalam merintis jalan sebelum punya klinik sendiri. Amiin

Sekian dulu ya. Tq for dropping by. Namaste
Selasa, 07 Oktober 2014

Ziarah...

Foto dari akun twitter @ngabdul

Gila ya film-film Hollywood. Banyak yang menyangkut awareness.

Kemarin nonton "The Maze Runner". Kereen ya filmnya.

Begitulah keadaan kita. Kita nyaman tinggal dalam perangkap. Ketika ada Avatar yang mengajak kita keluar dari penjara banyak yang tidak mau. Bahkan ada penentang besar yang mempengaruhi orang lain juga.

Pergi keluar penjara bersama seorang Avatar (penunjuk jalan) tidak menjanjikan perjalanan yang nyaman dan aman. Ada kemungkinan mati dimakan binatang buas, mungkin mati dalam perjalanan. Namun kemungkinan berhasil ada.

Bila tetap hidup dalam penjara, tampaknya aman dan nyaman. Namun tetap saja ada duka karena tiba-tiba ada saja malapetaka menyergap. Dan tak ada kemungkinan keluar dari penjara.

Mari mengingatkan diri bahwa hidup di dunia yang indah bagaikan ziarah. Mari melakukan zakat (serving others), hidup dipenuhi zikir sehingga hidup kita menjadi ziarah. Ketika waktu berziarah usai, kita akan pulang ke Yang Maha Penyayang. *reminding myself

Terimakasih... Namaste _/l\_
Senin, 11 Agustus 2014

Bunuh Diri ?



Kemarin merebak berita tentang seorang pria lulusan S2 UI yang ingin bunuh diri. Saya sekilas melihat pria itu di tv. Matanya kuyu, rumahnya berantakan dengan koran-koran tua.


Mengapa dia ingin bunuh diri ? Mungkin karena dia merasa hidup tidak ada gunanya lagi, merasa terasing, merasa gagal dalam hidup.

Orang dalam posisi di atas memang harus bersiap jatuh, dan jatuh itu sakit. Bila berada pada posisi di bawah, misalkan terlahir sebagai anak seorang pemulung serta sekolah apa adanya, seseorang bisa melamar jadi tenaga kebersihan di mall atau di jalan-jalan, bisa melamar jadi satpam, bisa jadi pelayan di rumah makan atau toko. Banyak sekali pekerjaan yang dengan upah pas-pasan dan tampak tidak keren. Mereka bisa menjalankan profesi itu karena mereka bukan dari kalangan atas. Dengan rasa syukur dan semangat tinggi, mereka akan mendapat rezeki dan berkah melimpah. Karena bekerja adalah kegiatan para penghuni sorga.

Kalangan menengah yang dimanjakan dengan S1 dan S2 perguruan tinggi bergengsi akan merasa terhina bila menjadi pekerja yang biasa-biasa saja. Berbesar hati dan ikhlas adalah kunci karena pasti banyak teman yang berhasil menjadi direktur perusahaan bergengsi atau menjadi orang penting dan terkenal.

Hidup adalah sekolah yang seumur hidup. Keuntungan orang “di bawah” adalah dia tak merasakan pahitnya jatuh. Ujian orang yang terlahir “di atas” adalah merasakan pahitnya jatuh. Tantangan bila terlahir sebagai anak orang kalangan atas yang dimanjakan adalah bagaimana bila dia tak sesukses orang tuanya dalam hal pekerjaan dan materi? Bisakah hidup sederhana dengan ikhlas ?

Saya baca bukunya “Norwegian WoodHaruki Murakami dimana ada beberapa tokoh yang melakukan bunuh diri. Mungkin karena orang Jepang tidak ditakut-takuti dengan “dosa bunuh diri” dan percaya pada reinkarnasi sehingga mereka akan bunuh diri bila ingin, atau bila ingin menghindarkan diri dari rasa malu selama hidup di dunia. Mungkin juga karena faktor cuaca dingin. Keringat adalah obat depresi ampuh yang mudah diperoleh oleh masyarakat iklim tropis seperti Indonesia. Bila hidup di negeri 4 musim, keringat perlu diusahakan dengan sauna, atau kerja keras atau olah raga.

Orang yang terlahir degan tipe tubuh vata (angin) juga cenderung melakukan bunuh diri bila sedang depresi berat, ketika “vata”nya sedang tidak seimbang. Hidup di dunia memang perlu usaha ya. Untuk tidak bunuh diri juga perlu usaha. Usaha agar makan makanan yang membuat unsur dalam tubuh kita seimbang, harus bekerja agar keluar keringat, harus beres-beres rumah agar tidak berantakan. Rumah berantakan membuat pikiran juga berantakan.

Berikut quote yang perlu direnungkan bagi kita yang merasa hidup ini tak berarti atau merasa gagal dalam hidup. Quote ini diambil dari buku poket “108 Power Pills of Wisdom” karya Anand Krishna.

· Ketika semuanya gagal, duduklah dalam keheningan dan berdoalah. Berbicaralah dengan Hyang Maha Tinggi di dalam diri Anda dan biarlah Ia mengangkat Anda – mengubah kegagalan Anda menjadi sebuah kesuksesan.

·       Gunakan semua bakat dan karunia yang Anda miliki untuk perbaikan masyarakat, perbaikan dunia, dan kebaikan sesama –inilah caranya melakoni hidup dalam doa.

·       Ya, Anda memang menderita, tetapi tak seorangpun “pantas” menderita. Semua penderitaan, tidak lain, hanyalah pengalaman yang berlalu. Anda dilahirkan untuk merayakan hidup.

Semoga kita semua bisa merayakan kehidupan dengan penuh rasa syukur dan kegembiraan.
Terimakasih... Namaste _/l\_
Rabu, 06 Agustus 2014

Life is about Learning

Picture from Facebook Flower Power



Empat bulan sudah Ibu saya meninggalkan jasadnya namun saya masih terkenang-kenang pada beliau. Saat orang tua sudah tiada, baru terasa bahwa beliau sangat berarti. Selalu terkenang pada senyuman ibu, senyuman terindah di dunia. Semoga Ibu dan Bapak saya bahagia dalam perjalanan menuju Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga pelita pengetahuan sejati selalu menerangi perjalanan beliau berdua. Amiin Ya Arhamar Raahimin.
          
Penyesalan memang selalu datang terlambat. Megapa tidak menggunakan waktu sebaik-baiknya. Kebersamaan kita dengan orang tua tidak akan abadi selama-lamanya. Ada saat pertemuan, ada saat perpisahan. Pada akhirnya manusia itu berjalan sendirian menuju Dia, Sang kebahagiaan Sejati. Yang bisa dilakukan hanyalah mendoakan orang tua. Semoga beliau dalam keadaan bahagia, sementara kasih yang beliau pancarkan selalu abadi di hati.
         
Saya masih hidup di duniaini karena saya belum lulus dalam pelajaran hidup. Bila sudah selesai belajar, saya sudah bergabung dengan Dia Yang Maha Pengasih. Life is about learning. Selama hidup kita harus berusaha untuk menyembuhkan penyakit kita, penyakit trauma, ketakutan, dendam dkk.

Saya hidup untuk menyembuhkan diri saya. Dengan menyembuhkan diri saya, saya sudah memberikan kontribusi pada dunia karena telah mengurangi satu orang tidak waras di bumi ini.

Menulis adalah salah satu upaya untuk healing. Banyak penulis yang menyembuhkan diri dengan menulis. Dengan menulis kita bisa menganalisa masalah kita, trauma kita, menyadari kesalahan kita. Dengan demikian kita telah berjalan menuju kesembuhan.

Saya membaca tweet penulis Bernard Batubara @benzbara_ , bahwa beliau menulis untuk menyembuhkan diri sebdiri. Amy Tan menulis untuk menyembuhkan diri sendiri. Bagaimana Amy akhirnya bisa menerima kehidupan bersama seorang ibu yang trauma berat dan selalu berusaha untuk bunuh diri. Dengan menulis, Amy Tan bisa menerima dengan ikhlas perilaku ibunya, tidak mendendam. Ternyata pengalaman hidup bersama seorang ibu yang  penuh trauma merupakan jalan bagi Amy Tan untuk menjadi seorang penulis terkenal.

Menulis adalah salah satu upaya untuk menyembuhkan diri sendiri. Salah satu buku yang bagus adalah buku Maya Safira Muchtar Penggal Kepalamu”. Dalam bukunya, Maya menceritakan perjalanan beliau dalam menyembuhkan Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) yang dideritanya selama bertahun-tahun. Sila pesan buku Maya Muchtar ke www.booksIndonesia.com

Saya tidak suka pada beberapa perilaku ibuku. Ternyata tanpa saya sadari, perilaku yang tidak kusukai itu ada pada diriku. Mungkin saya dan ibu saya perlu belajar bersama dalam hidup ini, itulah sebabnya kami hidup sebagai anak dan ibu.

Pelajaran penting yang baru saya sadari adalah: Bekerja dengan penuh semangat dan penuh keceriaan.

Surga adalah tempat orang-orang yang bekerja penuh semangat dengan riang gembira. Neraka adalah tempat orang-orang yang malas...malas belajar, malas bekerja, malas mengolah diri...

Hidup ini untuk bisa memberi sebanyak-banyaknya, melayani sebanyak-banyaknya.

Terlalu banyak rezeki dan berkah yang kita peroleh tanpa usaha. Memberi yang terbaik adalah salah satu upaya agar kita tidak menjadi maling.

Bila kita selalu berpikir “emang aku dapat apa?” maka kita akan kecewa. Karena biasanya materi yang kita peroleh lebih sedikit dari yang kita harapkan. Kita akan bermuka masam dan cemberut sehingga banyak rezeki lain yang tidak kita sadari dan kita syukuri. Bisa bekerja adalah satu nikmat yang sangat besar. Bayangkan bila kita terpuruk kesakitan, mau mengurus diri sendiri saja sulit apalagi bekerja untuk melayani.

Demikian. Mengapa hidup selalu penuh dengan penyesalan. Baru menyadari bahwa berlian yang paling indah dan mahal dalam hidup ini adalah KESADARAN alias AWARENESS. Awareness mebuat kita terhindar dari banyak malapetaka akibat ignorance. Ignorance adalah induk dari segala malapetaka, membuat kita tidak bersyukur akan nikmat yang kita peroleh, dan membuat kita melakukan kezaliman-kezaliman yang pada akhirnya akan merugikan diri kita sendiri.

Semoga kita menjadi orang yang sadar. Amiin...
TerimaKasih... Namaste _/l\_
Kamis, 17 Juli 2014

I'm not The Body I'm The Soul



Tanggal 25 Maret 2014 yang lalu, Ibu saya, Hj. Aminah Pedju Motota meninggalkan jasadnya. Untuk pertama kalinya saya merasakan kesepian yang sangat...

Ibu adalah wakil Tuhan di bumi untuk kasih sayang tak terhingga. Walau seorang ibu adalah seorang manusia yang kadang pikirannya kacau, kadang jiwanya terbebani oleh dendam, obsesi, iri hati.

Itulah mengapa kita hidup di dunia. Untuk belajar menyembuhkan diri dari kekacauan pikiran, untuk membebaskan diri dan dendam, iri dengki dan ego. Agar kita bisa kembali kepadaNya, ilaihi roji’un.

Selalu terbayang di benak saya senyuman ibu saya, senyuman terindah di dunia. Beliau selalu menginginkan kebahagiaan saya, walau kebahagiaan versi beliau berbeda dengan kebahagiaan versi saya.

Ibu saya selalu mengingatkan, “Tabung ya duitmu, untuk masa depanmu.” Beliau tampak begitu cerah bila saya kedatangan pelanggan. Saya merindukan kehangatan senyumannya.

Begitulah. Sering saya tidak menghargai momen-momen yang sangat berharga, hingga momen-momen itu lewat dan menjadi kenangan yang indah.

Saya terinspirasi oleh buku “Wisdom of Sundaland” karya AnandKrishna tentang bagaimana mengatasi rasa duka karena ditinggalkan oleh orang yang sangat dekat dengan kita. Buku “Wisdom of Sundaland” adalah buku yang sarat kebijaksanaan, buku yang sangat indah.


Jiwa kita abadi. Yang meninggal adalah jasad kita, yang telah selesai bertugas didunia, untuk kembali terurai menjadi lima elemen.

Jasad ibu saya meninggal. Namun jiwa ibu saya abadi, jiwa yang berusaha untuk kembali kepada Dia Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Saya berduka, saya merasa sangat kehilangan karena saya merindukan momen-momen bersama beliau. Padahal momen-momen itu telah berlalu. Perubahan adalah hukum alam. Jasad kita berubah, dari bayi lama kelamaan menjadi tua. Dulu kita pernah bersama akhirnya harus berpisah karena pada akhirnya kita menempuh perjalanan menuju Dia sendiri-sendiri. Dalam perjalanan kita, kita akan bertemu dengan banyak orang, dengan banyak peristiwa. Ada orang-orang yang dekat di hati, ada orang-orang yang jauh dari hati. Ada peristiwa menyenangkan, ada peristiwa yang tidak menyenangkan.

Selamat jalan Ibunda tercinta, Ibu Aminah Pedju Motota. Semoga pelita pengetahuan sejati selalu mengiringi perjalananmu menuju Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Mohon doanya teman...
TerimaKasih... Namaste _/l\_

Translate

About Me

Foto Saya
Guruntala
🌹A dam mast qalandar. #BlessingsClinic 🌹Give some workshops: Meridian Face & Body Massage, Aromatherapy Massage with Essential Oils, Make up. 🌹Selling my blendid Face Serum. IG & twitter: @guruntala
Lihat profil lengkapku

Followers

Komentar Terbaru

Visitors

free counters