Selasa, 08 Januari 2013

Si Berantakan a.k.a. Si Sembrono


Bulan Desember lalu saya terpaksa mencari Asisten Rumah Tangga dari suatu penyalur. Penyalur ini direkomendasikan pada buku dan blog-blog ibu-ibu rumah tangga. Berhubung saya tak sempat menjemput, si Mbak ART diantar tukang ojek. Saya pasrah saja mendapat ART tanpa pilihan tanpa wawancara. Si Mbak ART ini sudah berumur 30 tahun, telah beranak tiga. Harusnya sudah piawai mengerjakan pekerjaan rumah dong. Mbak ART ini, sebutlah namanya Ida, dari awal sudah menyebutkan bahwa dia tidak bisa masak. Repot dong, sudah berumur  30 tahun tak bisa masak. Berhubung saya perlu orang untuk menemani Ibu saya, terpaksa saya terima.

Ternyata hanya seminggu saya tahan dengan Mbak Ida. Dia terpaksa saya pulangkan  walau keberangkatan saya ke Bali tinggal 4 hari lagi. Selama seminggu Mbak Ida di rumah saya, tiba-tiba saya terserang penyakit pusing tujuh keliling. Si Mbak ini sangat tidak teratur, disorganized tingkat tinggi.

Tampaknya disorganized itu kekurangan yang sepele, namun bisa fatal akibatnya. Contohnya si Mbak Ida tidak meletakkan keset kamar mandi ke tempat semula setelah dia menyapu. Tampak sepele namun fatal untuk ibu berumur 84 tahun yang osteoporosis. Si Mbak merasa tak nyaman menonton tv dengan letak kursi semula, dia menarik kursi ke tengah pintu, duduk di situ dengan nyaman. Saya langsung menegur namun dia senyum saja. Ketika dia ke dapur, dia lupa mengembalikan kursi ke tempat semula. Begitu cerobohnya dia sehingga tidak memikirkan keselamatan ibu saya yang bisa tersandung kursi di tengah pintu. 

Si Mbak ini menumpuk baju yang telah disetrika dengan berantakan, meletakkan pakaian yang telah disetrika juga tidak pada tempatnya. Tampak sepele namun sangat menjengkelkan karena saya harus menata kembali. Handuk saya letakkan kembali pada tempatnya, saya harus memilah-milah kerudung, memilah tunik, celana, daster, pakaian dalam. Saya harus meletakkan kembali pakaian pada tempatnya. Benar-benar memancing emosi.

Lama-lama saya tidak tahan. Rumah yang berantakan membuat waktu kita terbuang untuk mencari kunci, mencari baju atau kudung yang mau dipakai, mencari barang-barang. Bagaimana kita bisa bekerja dengan efisien? Pribadi yang berantakan dan ceroboh juga mengundang kecelakaan. Kita bisa tersandung kursi yang diletakkan di tengah pintu. Kita bisa terpeleset karena keset di depan kamar mandi berpindah tempat. Kran air lupa ditutup sehingga air luber, tanpa sadar air terbuang dan kita bisa terpeleset karena lantai banjir.

Si Mbak ini membuat saya merenung. Tidak mudah mengubah kebiasaan. Si Mbak ini merayu saya untuk tidak mengadukan kesalahan dia pada ibu penyalur. Ow, jadi dia sering dipulangkan majikan-majikan yang tidak tahan dengan kesembronoan dia. Dengan bertahun-tahun bekerja harusnya dia belajar dong untuk rapi. Selama ini saya mendapat ART-ART yang cukup rapi dan teratur jadi saya heran bertemu Mbak yang sangat sembrono ini.

Saya melihat ke diri sendiri, memang tidak mudah untuk berubah. Manusia bisa berubah namun ternyata sulit sekali. Untuk itu kita perlu meditasi untuk melihat ke dalam diri, sehingga bisa menyadari kebiasaan-kebiasaan buruk kita. Tanpa menyadari keburukan kita bagaimana bisa mengubahnya? Bila sudah menyadari keburukan kita dan bertekad untuk mengubahnya, hipnoterapi bisa membantu. Cukup dua atau tiga kali diterapi oleh hipnoterapis berpengalaman, selanjutnya kita bisa melakukan hipnoterapi untuk diri sendiri.

Untuk berlatih meditasi dan yoga silakan ke Anand Ashram. Untuk hipnoterapi bisa menghubungi L’Ayurveda. Mari meditasi dan yoga untuk kesehatan dan kebahagiaan diri.

Terimakasih...
Namaste _/l\_

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

About Me

Foto Saya
Guruntala
🌹A dam mast qalandar. #BlessingsClinic 🌹Give some workshops: Meridian Face & Body Massage, Aromatherapy Massage with Essential Oils, Make up. 🌹Selling my blendid Face Serum. IG & twitter: @guruntala
Lihat profil lengkapku

Followers

Komentar Terbaru

Visitors

free counters