Senin, 06 Januari 2014

Asam Asin Pahit Manis Kehidupan




Picture from Facebook Flower Power
Seorang aktivis wanita membebaskan suaminya untuk jalan dengan wanita mana pun,  dan siap untuk diceraikan kapan pun.

Suami Ibu aktivis ini pria yang baik, sayang istri, merawat dan menafkahi istri yang sakit kanker. Problemnya adalah si suami ingin punya anak, sementara istri tidak bisa punya anak karena penyakit yang dideritanya. Ibu aktivis ini sudah sangat bersyukur bila beliau masih bisa beraktivitas, bisa mandiri dalam kegiatan sehari-hari, bisa berkontribusi pada masyarakat.

If you love someone, you will set him/her free...

Saya kagum pada ibu aktivis ini. Dia bisa menerima keadaan, bisa mengikhlaskan sesuatu. Ibu aktivis ini selalu berpikir untuk bisa berkontribusi maksimal pada masyarakat  selama hayat masih dikandung badan.

Alhamdulillah, dengan keikhlasan, hati menjadi senang, badan terasa ringan, dan terasa lebih sehat.

Seorang teman baik mendapatkan vonis kanker payudara. Dia segera dioperasi dan menjalani serangkaian kemoterapi.

Teman ini suaminya keren, kerja di MNC bergengsi, penhasilan oke banget.

Orang akan berpikir, kasihan banget si teman ini. Suami sedang gagah-gagahnya, si istri kena kanker dan kemungkinan tidak bisa punya anak.

Itulah asam asin pahit manis kehidupan.

Hidup ini senda gurau belaka. Hanya permainan belaka. Tempat terbaik kembali hanyalah Dia Yang Maha Pengasih.

Memang pahit. Suami keren dapat istri kanker yang tidak bisa punya anak. Pahit memang perlu diterima. Dan akhirnya hanya rasa syukur yang perlu kita pelihara.

Hidup ini bagai suatu lagu yang indah. Terlalu banyak hal yang perlu kita syukuri.
Terimakasih... Namaste _/l\_

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

About Me

Foto Saya
Guruntala
🌹A dam mast qalandar. #BlessingsClinic 🌹Give some workshops: Meridian Face & Body Massage, Aromatherapy Massage with Essential Oils, Make up. 🌹Selling my blendid Face Serum. IG & twitter: @guruntala
Lihat profil lengkapku

Followers

Komentar Terbaru

Visitors

free counters